Kemrungsung

Waktu sudah menunjukkan pukul 19.30 dan acara belum selesai. Padahal di jam itu pula saya ada janjian untuk latihan persiapan sebuah acara kebersamaan.
Belum lagi saya masih mau mengantar pulang beberapa rekan, dan sekaligus juga pulang sebentar ke rumah, berhubung harus mengambil sebuah barang yang secara tiba2 dipesan oleh teman di tempat latihan.
Akhirnya lepas jam 19.40an kami meninggalkan acara. Harus atret perlahan berhubung jalan cukup sempit. Pikiran mulai sedikit kacau, degup jantung berpacu cepat. Jam terus berjalan.
Tak dielakkan lagi, saya harus memacu gas lebih dalam, sambil was2 juga supaya jangan ada hal2 mengejutkan di jalan.
Kasihan juga dengan rekan2 yang ikut bersama saya, mungkin mereka sport jantung juga.
Satu persatu rekan saya antarkan pulang, saya kembali ke rumah sebentar, lalu berangkat lagi, mengantar rekan yang lain.
Jalanan agak macet ketika mengantar rekan yang terakhir. Jam menunjuk pukul 20.00. Perasaan semakin tidak enak, meskipun di awal sudah mengirim whatsapp kalo saya bakal telat.
Akhirnya saya tiba di tempat latihan, sekitar 20.15. Satu persatu teman latihan saya salami sambil minta maaf.
Dan ternyata tempat latihan itu masih dipakai oleh tim lain untuk berlatih. Ah, andai saja tahu, mungkin saya ga akan ngebut. Biasanya kalau sudah di rumah baru saya membayangkan, ngeri juga tadi pas ngebut. Syukurlah Tuhan melindungi..

Itulah kemrungsung..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: