Mengenangmu

Mungkin tak banyak yang mengenalmu..

Mungkin juga lebih banyak sosok seprofesi yang lebih terkenal dibanding engkau..

Kau sosok yang rendah hati, sederhana, apa adanya, tidak terlalu banyak bicara, namun orang tahu seberapa kuat pendirian dan integritasmu..

 

Beberapa waktu lalu kau telah pergi meninggalkan dunia..

Menyusul istrimu yang lebih dahulu meninggalkan alam fana..

 

Pernikahanmu pun menjadi teladan buatku sebagai anak muda..

Meski tak dikaruniai anak, kau tetap setia bersama istrimu sepanjang hayat..

Meski hidup di tengah kesederhanaan, cinta kalian tak pernah pudar..

 

Beberapa hari yang lalu, waktu aku menghadiri pertemuan yang biasanya kau hadiri pula, aku kembali mengenangmu..

Sungguh aku malu melihat teman-teman seprofesimu yang begitu mudah kecewa dan sakit hati hanya karena merasa tak dihargai…

Sungguh aku malu melihat mereka…

 

Ah, seandainya kau masih ada…

 

Tapi untunglah kau tidak melihat lagi hal-hal memalukan semacam itu..

Kau telah tenang bersama-Nya di sana..

 

Kau hamba yang baik dan setia..

Aku banyak belajar darimu…

 

Selamat beristirahat Om..

(tribute to John Barth Antouw, former pastor of Pentecostal Church at Sukoharjo, Surakarta, Central Java)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: