Saranghaeyo Jesus – cerita di balik sebuah lagu

Berawal dari persekutuan doa sabtu, ada nada-nada yang terangkai di hati ini selama doa penyembahan. Cukup sering mengalami hal tersebut. Ada kalanya nada tersebut akan berlalu begitu saja, namun dalam beberapa situasi, saya langsung merekam nada-nada tersebut dengan hape atau perangkat sederhana lainnya. Untuk kasus ini, setelah ibadah usai, saya langsung merekam nada tersebut, takutnya nada-nada tersebut segera lepas dari memori temporal otak saya hehehe

Baru bagian reff (chorus) yang terangkai. Proses selanjutnya mulailah terangkai kata-kata (lirik) untuk nada-nada tersebut. Kemudian setelah itu, mulai memikirkan verse-nya, baik nada maupun liriknya. Trus, akhirnya dapet judul lagu, “Saranghaeyo Jesus” (Kucinta Kau Yesus). Berbau Korea? Emang…hehehe

Seringnya, kalo dapat inspirasi ya prosesnya sampe gitu doang, tapi untuk kasus ini, timbul kerinduan untuk merangkai secara lengkap lagu tersebut, merekamnya dalam format lengkap, musik maupun vokalnya, mixing, dan kemudian mastering, dan akhirnya produksi lagu (gayane hehe).

Pas waktu itu jelang Natal, dan pengen agar anak-anak sekolah minggu bisa melakukan sesuatu yang berbeda. Idenya adalah bikin boy and girl band. Lagunya apa? Teringatlah lagu yang baru dapet itu hehehe. Idealisme juga sih, pengen bikin sesuatu yang orisinal. Lagu ciptaan sendiri, musik bikin sendiri, kayaknya asik juga. Waktu itu baru angan hehehe

Ketika kita punya angan, pilihannya adalah kita akan eksekusi angan tersebut atau hanya membiarkan terus angan itu mandek di pikiran kita, dan akhirnya berlalu begitu saja. Saya pilih untuk eksekusi angan tersebut. Langsung berhasil?  TIDAK! Terdapat banyak kendala di sana-sini. Maklum masih baru, alias amatir hehehe. Cara ini gimana? Cara itu gimana?  Selalu timbul pertanyaan-pertanyaan baru ketika memulai proses tersebut.

Prosesnya ga mudah. Buat sample musiknya dulu, biar bisa dijadikan acuan buat latian anak-anak. Kemudian menyusun notasi lagu tersebut (kalo ga ada notasinya bisa ngalor ngidul,  karena kita lupa lagunya, lha wong ga ada contoh lagunya hehehe). Trus juga latian koreografi seadanya, dengan bantuan teman-teman. Kemudian, rekaman suara anak-anak. Trus mix dengan musiknya. Lalu abis di mix, masuk proses mastering. Ketika jadi, hasil mastering masi terasa kurang memuaskan, yah, newbie sih hehehe, kalo pake juru mastering profesional mahal bok,paling ga ya 350rb per mix.

Akhirnya jadi juga lagunya, diperdengarkan untuk tampilan boy and girl band di natal gereja kami hehehe. Ya, intinya dari semua yang kita lakukan, kalo didasari cinta pada Tuhan, pasti kita akan melewati segala kendala yang merintangi proses kehidupan ini. Itu juga yang menjadi nafas lagu Saranghaeyo Jesus.

Demikian sekelumit cerita dari seorang amatir hehehe..

Oya, buat yang mo dengerin lagunya, dapat dilihat di : http://youtu.be/H70Jv_-Gz5Y

Liriknya :

Tak pernah kuragu akan cinta-Mu padaku

Tak pernah Kau biarkan aku melangkah sendiri

Engkau Tuhan Engkau Raja di dalam hidupku

Engkau Pribadi yang mengenal isi hatiku

 

Hadir-Mu tlah bri pengharapan bagi manusia

Bahkan darah-Mu tercurah menebus dosaku

Jadikanku pribadi berharga di mata-Mu

Kau sgalanya bagiku

 

Reff:

Kucinta Kau Yesus (Saranghaeyo Jesus) 2x

Biarlah hidupku slalu

Menyenangkan-Mu

Kucinta Kau Yesus (Saranghaeyo Jesus)

 

Thank u.. GBU🙂

4 Responses to “Saranghaeyo Jesus – cerita di balik sebuah lagu”

  1. yermia prasetya Says:

    Siip bro, maju terus pantang mundur..🙂
    Gbu

  2. mantapp…🙂 so touching.. hehe

  3. yesaya sihombing Says:

    Makasi kakak..:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: