Natal 2012, this is my stories

Akhirnya ngeblog juga..

Met natal dan tahun baru (telat)..hehe

Banyak kisah yang dapat diceritakan selama pagelaran rangkaian Natal 2012.

Diawali dari natal para pendeta Wonosobo, kemudian berlanjut natal dos roha kabupaten Wonosobo, lalu ada kebaktian dan perayaan natal di gereja, natal bersama se-kabupaten wonosobo di adipura kencana, dan terakhir ikutan natal SMP Negeri 1 Wonosobo.

Natal tuh sebenarnya bicara tentang apa yang akan kita berikan ke Tuhan, bukan kado apa yang akan kita terima (kecuali kita masih anak kecil yang mengharapkan kado natal hehehe). Apa yang akan kita berikan pun tak perlu muluk-muluk, sederhana saja. Seperti contohnya membersihkan area yang kotor yang selama ini tak terjamah. Eits, jangan salah lho, pelayanan bersih-bersih nilainya sama dengan pelayanan mimbar. Jangan dikira nilainya lebih rendah!

Trus, ada beberapa kesaksian yang ingin saya ceritakan.

Pertama, di gereja kami, khususnya juga di bagian remaja kaum muda, kami mengumpulkan dana untuk natal dengan cara berpartisipasi dari kantong kami sendiri. Kami tidak mengajukan proposal kemana-mana hehe. Nah, sampai bulan desember, karena banyak kebutuhan yang harus dibeli, saya belum dapat melunasi janji iman saya. Eh, tau-tau ada seseorang yang memberi berkat, dan jumlahnya tepat, sesuai dengan nominal yang saya tulis di kertas janji iman saya. Thanks God !🙂

Lalu, salah satu dari dua keyboard kami beberapa waktu lalu mengalami masalah, rusak. Padahal, kami membutuhkan dua keyboard untuk salah satu penampilan di sekolah minggu. Sayapun belum sempat keluar kota untuk ndandani keyboard tersebut. Pas hari H, saya ngomong di hati, kira-kira intinya gini, “Tuhan, mbok keyboardnya bisa dipake sebentar buat penampilan nanti”.. kasian kalo salah satu pemain keyboardnya tidak bisa tampil, padahal sudah latihan hehe. Eh, ternyata Tuhan menjawab doa sederhana itu, percaya ga percaya, keyboard bisa dipake🙂 . Besok lusanya, ketika akan dipakai lagi, ternyata kembali rusak hehe. Thanks God!🙂

Ada juga pengalaman yang tak baik-baik saja. Misalnya pas natal bersama, saya memakai keyboard yang rada error, style drumnya tau-tau bisa bunyi sendiri gitu. Nah, pas mo tampil saya juga berdoa dalam hati, “Tuhan, mbok jangan kumat keyboardnya”. Eh, saat tampil keyboardnya kumat hehehe. Mungkin Tuhan ingin menguji hati saya ya, ketika harus malu di depan umum, apa yang menjadi reaksi saya. Yah, namanya juga hanya jongos, tak usah malu lah, nyante aja hehehe. Lagian mungkin juga biar saya ga terlalu bangga, sok-sok’an ya, ketika harus main keyboard di depan banyak orang. Thanks God🙂

Dulu, saya pengen pelayanan ke sekolah gitu. Eh, ternyata Tuhan jawab juga pada saatnya. Tahun lalu kl ga salah saya pelayanan di playgroup Agape, trus kemarin saya pelayanan di SMP Negeri 1 Wonosobo. Saya tertarik dan terpanggil untuk pelayanan sekolah, karena merasa para siswa tersebut adalah bibit-bibit yang akan menjadi suatu generasi yang bisa berguna, namun bisa juga merusak bagi bangsa ini. Harapan untuk mereka menjadi penyokong bagi bangsa ini tentunya lebih besar, dibanding dengan orang-orang yang mungkin sudah tua (bukan berarti mengecilkan yang tua lho, ini bicara tentang kesempatan belajar yang masih panjang dan terbuka). Asik juga pelayanan di almamater saya, SMP Negeri 1, ketemu dengan guru yang pernah memarahi saya pas dulu masih sekolah, hehehe. Thanks God🙂

Trus kemudian senang juga, ketika melihat rekan-rekan yang dulu bersama-sama melayani ketika remaja, sekarang sudah dipakai Tuhan di kota lain. Puji Tuhan kemarin kami berkesempatan dilayani oleh salah satu teman saya, Andre🙂. Di sisi lain, ya sedih juga ketika ada rekan-rekan yang dulu sama-sama melayani, tapi kemudian sekarang tidak lagi, atau bahkan berpaling dari Tuhan..

Ada pula kabar dari teman yang dapat merampungkan laporan skripsinya, pas deadline, untuk dapat maju ke pendadaran. Senang rasanya, karena sedikit banyak saya tau proses yang dia alami untuk sampai ke tahap itu, dia beberapa kali sampai harus cuti study karena berbagai masalah. Thanks God🙂

Banyak sih cerita-cerita lain, ada yang happy, ada yang sedih, menggelikan, dll. Intinya, Tuhan itu baik. Mo doa kita dijawab, mo doa kita tidak dijawab, Tuhan itu baik. Yang penting kita lakukan bagian kita dengan maksimal lho, tidak asal-asalan🙂

Oh iya, ini cerita saya lho, dengan konteks saya hehe. Tidak perlu dijadikan acuan atau ‘doktrin’ bagi yang lain.. hehehe. Pertolongan Tuhan pada setiap pribadi kita bisa lewat berbagai macam cara kok. Tidak hanya satu cara, bahkan seringkali di luar pemikiran atau angan kita🙂

So, ini ceritaku, mana ceritamu? (halah gayamu, kayak iklan aja hahaha)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: