One Live – Banjarmasin

Beberapa waktu lalu, tepatnya tanggal 20-21 Agustus 2012, saya melayani retreat remaja-kaum muda GPPS PNIEL Banjarmasin yang digembalakan oleh Bp.Pdt.Samuel BP Pelmelay. Saya melayani atas undangan panitia retreat tersebut. Katanya panitia pernah melihat tulisan mengenai retreat di blog ini, dan mereka pengen ngundang saya hehe.

Puji Tuhan perjalanan Wonosobo-jogja-Banjarmasin berlangsung dengan lancar. Saya sampai di Banjarmasin minggu malam, dan senin pagi retreat dimulai. Retreat bertempat di Wisma Berea Banjarbaru, beberapa kilometer dari Banjarmasin.

Retreat diawali dengan ibadah pembukaan yang dilayani oleh Bapak Gembala setempat. Beliau membagikan tentang kehidupan Gideon, yang meskipun dianggap ‘kecil’ dan merasa diri ‘kecil’ namun dapat dipakai Tuhan secara luar biasa. Setelah itu kami makan siang bersama.

Makan siang selesai, sesi I mulai. Di awal, saya menyampaikan tujuan dari pelayanan saya, jadi saya memang tidak bertujuan muluk-muluk, target saya setidaknya di akhir retreat setiap peserta dapat mengalami perubahan pola pikir (metamorfosa) untuk menjadi pribadi yang lebih baik (mengerti kehendak Tuhan). Di sesi I ini saya menyampaikan tentang BAPA.  Seringkali orang HANYA memiliki pemahaman bahwa BAPA adalah Bapa yang membelai-belai anak-Nya, Bapa yang sayang anak-Nya, pokoknya yang baik-baik deh. Di sesi tersebut saya membagi pemahaman mengenai Bapa, bahwa Dia adalah Bapa segala roh (Ibr 12:9 dst). Dan untuk menjadi anak yang sah (bukan anak gampang), kita harus hidup dalam didikan-Nya, bukan hanya mau dibelai-belai dan menjadi anak manja!

Sesi I selesai, kemudian ada snack, dilanjutkan dengan sesi II, di sini saya membagikan tentang MANUSIA (hakikat manusia itu seperti apa). Roh manusia berasal dari Allah, dan suatu saat kita harus kembali pada Bapa kita, jangan kembali pada bapa yang salah, bapa segala dusta, Iblis. Iblis selalu berusaha memberikan ‘alamat palsu’ bagi manusia. Di sesi ini kami melihat betapa bobroknya manusia setelah jatuh dalam dosa, dan juga dikontekskan dengan perkembangan zaman ini. Para peserta juga berdiskusi tentang kelemahan-kelemahan mereka. Karenanya Tuhan ngasi kita hak/kuasa untuk menjadi anak Allah (Yoh 1:12). Apa aja? Penebusan oleh darah Yesus, Roh Kudus, Firman Kristus, dan peristiwa kehidupan.

Sesi II selesai, mandi, makan malam, kemudian malamnya ada sesi III, ya dilabeli KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani). Eh, tapi jangan salah. Sedari awal saya udah menyampaikan, jangan punya konsep kebaktian KKR harus ada altar call, harus ada yang rebah, harus ini harus itu…no..no..no. Kalo memang Roh Kudus menggerakkan seperti itu ya monggo, tapi kalau kagak ya jangan diada-adain hehe.. Di sesi ini saya menyampaikan tentang ONE LIVE, bagaimana seharusnya manusia dapat berada di dalam Tuhan, dan Tuhan di dalam manusia. Eits, jangan salah lagi, jangan dipahami secara mistis yo! Ada orang memahami kesatuan manusia dengan Tuhan secara mistis, jadi caranya dengan berdiam diri, terus berdoa berjam-jam, dll..no..no..no. Jadi, intinya, kesatuan dengan Tuhan itu dapat terlihat dari adanya kesatuan kehendak Tuhan dengan kita, trus hati nurani kita “ON”, jadi segala sesuatu yang kita lakukan dapat nyenengin hati Tuhan. Ga perlu dilarang-larang, ga perlu disuruh-suruh, hati nurani kita “ON”. Mudah? Ga donk, ada prosesnya!

Ketika ada kesatuan kehendak dengan Tuhan, hati nurani kita “ON”, kita dapat melakukan semuanya untuk kemuliaan Tuhan. Abis firman kami nyanyi lagu “Selalu Untuk-Mu”.

Setelah KKR selesai, ada acara bakar jagung bersama. Di bakar jagung, kami dapat lebih mengenal satu sama lain. Abis itu tidooor😀

Esoknya kami doa pagi. Di doa pagi saya share tentang janji Tuhan di Yer 29:11, ‘masa depan yang penuh harapan’. Seringkali orang hanya mencomot ayat tersebut. Namun, pagi itu kami mencoba mempelajari ayat tersebut dengan melihat konteks dari peristiwa saat itu, di mana ada nabi palsu (Hananya) dan nabi asli (Yeremia). Lihat di Yer 28 dan 29. Maksudnya, nabi palsu itu nabi yang bernubuat dari dirinya sendiri, hanya pengen nyenengin aje. Sedangkan nabi asli, adalah nabi yang benar-benar menyampaikan pesan dari Tuhan, entah itu enak atau ga enak bagi telinga. Nabi Hananya menjanjikan bangsa Israel akan terbebas dari pembuangan di Babel dalam dua atau tiga tahun. Namun kenyataannya? Kurang lebih tujuh puluh tahun bangsa Israel berada dalam pembuangan. Bahkan tak lama setelah menyampaikan nubuatannya, nabi Hananya malah mati. Hiii, ngeri ya kl asal bernubuat. Mangkanya, kita jangan maunya yang cepet-cepet aje, yang instan-instan. Monggo kita belajar firman dengan benar dulu. Ada prosesnya bro,sis..😀

Setelah itu ada acara outbond. Para peserta dibagi berkelompok dan menjalankan game-game yang sudah disiapkan oleh panitia.

Setelah outbond, ada ibadah penutupan, di ibadah tersebut saya share tentang bagaimana kita harus selalu terhubung dengan Tuhan, penuh dengan Roh, setiap hari, bukan hanya pas retreat, bukan pula hanya pas ibadah (Ef 5:18, baca juga ayat sebelum dan sesudahnya). Selain itu, kita perlu memiliki satu karakter yang namanya submit (submission) pada otoritas di atas kita. Misal, kalau konteksnya gereja ya kita submit pada Bapak Gembala kita. Jangan malah kita merasa lebih pinter, lebih pengalaman, atau lebih dekat dengan Tuhan. Saya pernah mengalami ketika suatu hari, seorang yang dulunya jemaat di tempat kami sms saya bilang, bahwa dia pindah gereja karena ada di ini dan itu. Lalu saya balas sms tersebut, saya tau gereja saya banyak kekurangan, dan itulah sebabnya saya tetap berada di gereja saya untuk menjadi orang yang kiranya dapat dipakai sebagai alat untuk membawa perubahan. Saya tidak memilih untuk meninggalkan gereja saya🙂

Okelah kalo begitu, tentu banyak detail2 cerita yang tidak sempat saya sampaikan dan tentunya saya masih banyak kekurangan di sana sini🙂

Sekian dulu cerita ini, Maju terus bersama-Nya !!

2 Responses to “One Live – Banjarmasin”

  1. terimakasih utk pelayanannya ya Koko Hirang Lotong..
    kami sangat senang n diberkati dgn pelayanannya.
    jangan jara lah ke banjar lagii.. hehehe :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: