Membersihkan Kotoran Telinga

Beberapa hari yang lalu saya mengalami masalah dengan telinga saya. Ini bukan kali pertama saya mengalami hal yang sama. Penyebabnya adalah ketika saya ingin membersihkan telinga saya dengan cottonbud, ternyata hal tersebut malah membuat kotoran telinga saya terdorong lebih ke dalam, sehingga telinga saya seperti tertutup, tidak plong.

Dulu, ketika saya pertama mengalami hal tersebut, saya datang pada seorang dokter THT, kemudian cara membersihkannya adalah dengan memberikan cairan khusus pada telinga saya, dan menyedotnya dengan alat penyedot khusus pula. Kedua, ketika saya mengalaminya lagi, waktu itu saya sedang berada di luar kota, saya datang ke sebuah rumah sakit, penanganannya berbeda. Dokter menyemprotkan air dengan volume yang cukup banyak ke dalam telinga saya, dan secara otomatis kotoran-kotoran telinga saya langsung keluar dengan sendirinya. Nah kali ini, yang ketiga, saya memutuskan untuk datang ke rumah sakit umum di daerah saya (sambil mencoba pelayanan rumah sakit umum daerah di kota saya, RSUD SETJONEGORO WONOSOBO). Cara penanganannya kurang lebih sama dengan pengalaman saya yang kedua. Dokter menyemprotkan air ke dalam telinga saya sehingga kotoran tersebut keluar. Namun karena masih ada kotoran yang tersisa, dokter juga menggunakan alat penyedot khusus.

Saat ditangani, tentu rasanya tidak enak, sebab air yang disemprotkan terasa keras sekali di telinga, alat penyedotnya juga terdengar sangat keras di telinga. Namun, setelah kotoran-kotoran dikeluarkan, rasanya sangat plong. Lega banget!

Bagi yang mengalami hal yang sama dengan saya, jangan lakukan penanganan sendirian, lebih baik datang pada dokter THT, baik dokter  yang membuka praktik pribadi maupun yang berada di rumah sakit. Gunakan cottonbud hanya untuk membersihkan bagian yang terlihat di daun telinga. Penggunaan cottonbud yang terlalu ke dalam malah akan membuat kotoran semakin masuk ke telinga sehingga mengganggu pendengaran.

6 Responses to “Membersihkan Kotoran Telinga”

  1. biayanya ke dokter tht brp’an mas?
    apa kambuh lagi?

    • yesaya sihombing Says:

      tergantung wilayah/kotanya Pak.
      kalau saya kan berdomisli di wonosobo, rata2 50rb.
      kalau di kota besar bisa lebih mahal.
      karena hubungannya dengan kotoran kuping, tentu nanti suatu saat kotorannya akan numpuk lagi.
      tapi kalau hubungan nya dengan penyakit kuping, tidak kambuh lagi Pak

  2. itu di rs umum gtu ya mas?? sakit ga pas di sedot nya?

    • yesaya sihombing Says:

      iya di rs umum..di swasta juga bisa kok.. asal penanganannya benar tidak sakit kok, cuma terdengar suara keras saja di kuping🙂

  3. eko windarti Says:

    Kalo di wonosobo ada nggak dokter tht praktek sore?kebanak saya sklh disana dan butuh ke tht…mohon infonya..

    • yesaya sihombing Says:

      maaf bru balas.
      ada, tapi dokter rumah sakit yang praktik di rumah gitu.
      Kalo tidak salah namanya Pak Nur Ali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: