Membangun Dasar Yang Kuat (2)

Setelah di posting sebelumnya saya menyinggung tentang menjadi bijaksana dengan melakukan firman Tuhan (bukan hanya menerima), dalam posting kali ini kita akan membahas tentang ‘konsep hidup yang benar’.

Kembali ke Matius 7, di ayat 13, kita diajar tentang sebuah konsep hidup. Bahwa sesak dan sempitlah jalan menuju kehidupan. Dan lebarlah jalan menuju kebinasaan. Bila dihubungkan dalam dunia spiritual, secara gamblang dapat dikatakan, untuk masuk sorga tidak mudah, untuk masuk neraka mudah saja.

Apa hubungannya dengan konsep hidup yang benar? Hubungannya adalah saat ini terlalu banyak orang ataupun ajaran yang mengatakan bahwa untul masuk sorga merupakan hal yang mudah. Mereka lupa, bahwa alkitab sendiri mengatakan pintu tersebut harus dicapai melalui jalan yang sesak dan sempit. Butuh perjuangan!

Demikian pula dalam hal pemenuhan kebutuhan jasmani kita. Kita harus berjuang dalam hidup ini. Bekerja keras dan berbuat yang terbaik dalam segala hal yang kita lakukan.
Dan lagi-lagi banyak orang atau ajaran yang mengatakan bahwa dalam hidup ini tak perlu bekerja keras, nanti pasti Tuhan berkati. Sungguh berbahaya bila kita berkonsep seperti itu. Kita bisa asal2an dalam berkarya dalam dunia ini, menjadi seorang pemalas, dll. Sekali lagi, butuh perjuangan!

Untuk membangun dasar yang kuat, selain kita harus bijaksana dan menjadi pelaku firman, kita juga harus serius memperjuangkan hidup kita, baik secara spiritual maupun jasmani kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: