Membangun Dasar Yang Kuat (1)

Memasuki tahun 2012, banyak orang yang sudah membuat resolusi. Ingin mencapai ini, ingin mendapat itu, ingin melakukan ini, dll..
Itu semua tidak salah, namun yang patut diperhatikan adalah bagaimana kita dapat terlebih dulu membangun dasar yang kuat dalan hidup kita.

Lukas 7:24-29 mengajarkan tentang dua bangunan rumah, yang satu dibangun di atas dasar batu, satunya lagi di atas pasir.

Secara umum, ketika kedua bangunan tersebut selesai dibangun, keduanya tampak serupa.
Namun, perbedaan baru terlihat kala kedua rumah tersebut menghadapi angin dan banjir. Nyatalah bahwa rumah yang dibangun di atas pasir akan rusak dan rubuh, karena tidak dibangun di atas dasar yang kuat. Sedangkan rumah yang dibangun di atas batu tidak akan tergoyahkan.

Siapakah orang yang membangun rumah di atas batu? Dia adalah orang yang setelah mendengar firman Tuhan, lalu melakukannya dalam hidupnya.
Orang membangun di atas pasir? Dia adalah orang mendengar Firman TuhanN namun tidak dilakukan. Hanya mendengar saja.

Keduanya mendengar firman Tuhan, keduanya menangkap firman Tuhan, keduanya mendapat rhema, atau apapun bahasanya. Namun bedanya, yang satu melakukan, yang satunya tidak melakukan. Perbedaan itu memang terlihat tak seberapa, namun efeknya akan sangat terasa ketika badai hidup menerpa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: