Theology Karismatik Santo Lukas

Judul Buku      : Theology Karismatik Santo Lukas

Penulis             : Roger Stronstad

 

I. Ringkasan

Buku ini ingin menekankan kemandirian Lukas sebagai teolog. Sebab seringkali orang memandang Lukas sebagai seorang sejarawan semata. Dampaknya, kitab-kitab yang ditulis oleh Lukas dianggap tidak dapat digunakan untuk menjadi dasar teologis suatu doktrin tertentu. Kebanyakan teolog meyakini bahwa kitab-kitab yang mengandung unsur didaktif lah yang dapat diadakan sebagai acuan atau dasar bagi suatu doktrin teologis, bukan kitab naratif. Kitab Lukas dan Kisah Para Rasul yang bercorak narasi pada akhirnya dipandang sebelah mata apabila dibuat menjadi suatu dasar teologis.

Pada buku ini, penulis mencoba meyakinkan bahwa Lukas bukan hanya seorang sejarawan yang handal, melainkan dia juga merupakan seorang teolog yang berkompeten. Lukas dan Paulus memiliki penekanan yang berbeda mengenai peran Roh Kudus dalam kehidupan orang Kristen. Lukas menekankan aktivitas kharismatik dari Roh Allah. Sedankan Paulus menekankan pada aktivitas Roh Allah dalam soteriologi, proses inisiasi seorang Kristen.

Motif karismatik Roh Allah yang dipaparkan penulis adalah motif transfer, motif tanda, dan motif vokasional (panggilan untuk melayani). Motif-motif tersebut terdapat dalam kisah-kisah Perjanjian Lama. Sedangkan Roh Kudus dalam Kisah Para Rasul lebih diarahkan pada keperluan misi.

Pada kesimpulannya, Roger mengatakan, teologi karismatik ukas menantang tradisi-tradisi Reformed dan Wesleyan untuk menambahkan aktivitas karismatik Roh Kudus pada pengalaman inisiasi-pertobatan dan pengudusan dari Roh Kudus dalam diri orang Kristen.

 

II. Kekuatan dan Kelemahan

  1. Kekuatan

Buku Theology Karismatik Santo Lukas mengemukakan dengan jelas peranan seorang Lukas yang sebenarnya, bahwa dia bukan hanya merupakan sejarawan, namun juga seorang teolog.

Buku tersebut dapat dijadikan sebagai pegangan bagi para mahasiswa teologi dan juga para teolog ketika mereka ingin menyelidiki lebih lanjut mengenai kitab-kitab yang ditulis oleh Lukas.

 

  1. Kelemahan

Bahasa yang digunakan buku tersebut dapat dikatakan cukup berat bagi kaum jemaat awam. Jemaat biasa tentu tidak dapat dengan mudah mengerti bila mereka membaca buku tersebut.

Bahkan pendeta-pendeta yang tidak memiliki background pendidikan teologipun akan kesulitan untuk mengerti maksud dan tujuan dari buku tersebut.

 

III. Rekomendasi

Buku Theology Karismatik Santo Lukas cocok untuk dibaca mahasiswa-mahasiswa sekolah teologi  maupun sekolah alkitab yang sedang menuntut ilmu. Khususnya bagi mereka yang ingin menyelidiki lebih lanjut kitab-kitab yang ditulis oleh Lukas.

Buku tersebut juga cocok untuk dibaca teolog-teolog bagi dari golongan Evangelical maupun Pentakosta. Teolog Evangelical dapat membacanya sebagai bahan untuk berdiskusi, sedangkan bagi teolog Pantekosta, selain sebagai bahan diskusi, buku tersebut dapat digunakan untuk mendukung pemahaman teologi mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: