Surat Untuk Fernando

Fernando.. Fernando..
Masih juga kamu bersamanya..
Entah brapa kali kau berjanji untuk mengakhiri itu semua..
Tapi ternyata tetap sama adanya..
Kadang kurasa tak perlu lagi aku memberi nasihat.. Tak sering pula aku merasa sia-sia ketika berkhotbah tentang bahaya nya pacaran gaya semau gue..
Ah, tapi sepertinya itu semau ga nyangkut di otakmu, apalagi di hatimu..

Namun kupastikan aku akan tetap menggunakan senjata pamungkasku, yaitu lututku untuk memohon pada Tuhan, agar Dia dapat merombak hatimu dan mencerahkan pikiranmu..

Fernando.. Kami mengasihimu..
Sadari itu..
Tuhan mengasihimu..
Ingat itu.. Sadari itu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: