Tragedi Ahmadiyah Pandeglang, piye ki?

Melihat kenyataan terjadinya tragedi penyerangan terhadap kelompok Ahmadiyah di Pandeglang membuat hati miris sekaligus juga sebal.
Miris karena ada korban jiwa yang, sebal karena kejadian serupa terus berulang tanpa ada tindakan konkret dari aparat untuk membasmi para preman berkedok agama.
Apakah kekerasan terhadap orang yang berbeda keyakinan dihalalkan oleh negara? Apakah kekerasan terhadap orang yang berbeda keyakinan dibenarkan oleh agama? Saya kira tidak.
Kalau sudah begini saya jadi ingat Gus Dur. Jika tidak salah ingat, almarhum pernah berkata bahwa justru orang-orang yang menghalakan kekerasan tersebut adalah orang yang tidak mengerti tentang Tuhan dan agama, walaupun mereka mungkin melakukan kekerasan tersebut dengan menyebut nama Tuhan. Sungguh ironis. Padahal mungkin mereka yang melakukan itu beranggapan bahwa mereka berbuat bakti pada Tuhan. Sungguh ironis.
Semoga saja aparat maupun pejabat yang berwenang dapat menagmbil tindakan nyata untuk melindungi penduduk negeri ini yang berbeda-beda keyakinan.
Tapi, apakah mereka berani? Jangan-jangan ada orang-orang yang sepaham dengan preman-preman agama tersebut dalam aparat yang berwenang.
Ah, tidak perlu suudzon. Perlindungan sejati memang hanya datang dari Tuhan saja!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: