Sedot Kopok

Akhirnya hari ini saya ke dokter THT lagi setelah 5 hari disuruh menetesi kuping saya dengan obat(COLME->Chloramphenicol Lidocaine HCl), agar kotoran kuping (kopok) saya yang mengeras dapat dilembutkan.

Sesampai di tempat dokter tersebut selanjutnya dokter mengambil alat sedot untuk membersihkan telinga saya.
Rasanya memang tidak enak ketika alat tersebut masuk di telinga, sebab terdengar sangat keras. Namun hasilnya, kotoran-kotoran dalam kuping saya dapat terangkat dan sayapun dapat mendengar dengan jelas:).

Ketika saya bertanya apakah saya perlu menggunakan cottonbud dengan teratur untuk membersihkan kuping saya, dokter tersebut malah berkata ‘jangan’, sebab cottonbud dapat merangsang mengerasnya kotoran dalam kuping. Jadi lebih baik dibiarkan saja, dan sebagai langkah pembersihannya adalah dengan kontrol secara teratur per 6 bulan untuk mengeluarkan kotoran di telinga saya.
Okelah kalau begitu, kiranya pengalaman saya bersama kopok dapat memberi informasi tambahan bagi kita sekalian khususnya bagi anda yang mungkin sedang mengalami masalah dengan telinga akibat ulah kopoknya:).

8 Responses to “Sedot Kopok”

  1. Telingaku ngluarin kopok bukan dr lubang telingaku, tapi keluar dr lubang lain dsktar tlingaku,
    kan atas tlinga ada 1 lubang kcil, gmana nih pngbtan.a

  2. Gan mau tanya,apakah ketika ditetesi colme membuat telinga tersumbat dulu?

  3. sblumnya salam kenal dlu ya..
    aku mau nanya nih, stelah bca tulisannya..
    aku jdi pnasaran, wktu dilakuin penyedotan itu sakit apa gak ya??

    • yesaya sihombing Says:

      halo, maaf baru balas..
      ga sakit kok. cuma serasa ada yang ditarik aja.
      yang penting pastikan di tempat yang terpercaya ya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan🙂

  4. mas , itu aturan penggunaan ColMe nya gimana ? berapa tetes ? berapa kali sehari ? trus berapa lama setiap pemakaiannya? apakah telinga di tutup kapas setelah di tetesi? Makasih infonya ^_^

    • yesaya sihombing Says:

      biasanya ada aturan pakainya di colme nya
      kalau tidak salah 3x sehari (kalau tidak salah lho hehe)
      setelah ditetesi tidak usah ditutup, dimiringkan agak lama saja kepalanya, lalu sisanya biarkan mengalir🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: