Tukang Tambal Ban dan Ibunya

Beberapa hari ini, ketika aku menyusuri jalan menuju kosku, seperti ada yang berubah..

aku baru menyadarinya semalam..

ya, tukang tambal ban itu sudah tidak lagi ada di tempatnya..

tukang tambal ban itu biasanya tinggal di suatu tempat kecil (bisa dibilang rumah) bersama dengan ibunya..

ya, ‘rumah’ nya telah rata dengan tanah. Entah apa penyebabnya, tempat itu sudah diratakan. Mungkin si tukang tambal ban dan ibunya hanya ‘menempel’ di tempat tersebut. Dan ketika pemilik tempat itu ingin merenovasi dan melakukan pemekaran, tukang tambal ban itu tidak mempunyai hak apa-apa untuk mempertahankan tempat itu..

Entah di mana tukang tambal ban itu sekarang..

siapa yang salah?

memang susah,

menyelaraskan sisi prosedural dan kemanusiaan..

pilih yang mana?

tambal-ban1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: