Gereja Besar?

Banyak gereja besar yang saat ini bermunculan di berbagai belahan dunia.
beragam pendapat pun bermunculan.
ada yang menganggapnya sebagai hal yang postif, tak sedikit pula yang mencela.
buat yang berpandangan positif, mereka menganggapnya sebagai, ‘inilah masa penuaian bagi dunia, banyak jiwa yang harus diselamatkan, kemuliaan Tuhan harus dinyatakan’..
buat yang mencela, mereka menganggapnya sebagai, ‘ah, ngapain bikin gereja besar, ngapain mengeluarkan duit yang begitu banyak hanya untuk membangun gereja, bukankah uangnya dapat untuk membantu orang yang berkekurangan?’..
Bagaimana dengan sikap kita? termasuk orang yang manakah kita? positif atau mencela?

kita perlu melihat latar belakang dari pembangunan ‘gedung’ tersebut..
Dalam hal ini kita tidak boleh bersikap ‘menghakimi’..

Ada yang benar2 mendapat visi dari Tuhan untuk membangun sebuah gereja besar. Lepas dari percaya atau tidaknya anda terhadap istilah ‘mendapat visi dari Tuhan’, sekali lagi kita tidak boleh menghakimi.
Gereja yang dibangun dengan dasar visi dari Tuhan, pastilah akan bertumbuh menjadi suatu gereja yang positif, yang benar2 menjadi dampak bagi lingkungan di sekitarnya.
Gereja seperti ini, bila terus menjaga integritasnya, akan sangat berguna bagi lingkungan sekitar, bahkan bagi bangsa dan negara.

Ada pula gereja yang dibangun besar-besaran hanya karena ambisi seseorang atau sekelompok orang. Gereja seperti ini pada awalnya mungkin akan terlihat baik-baik saja, tetapi pada akhirnya akan kelihatan belangnya.
Bahkan bisa jadi, pada waktu-waktu berikutnya gereja tersebut akan beralih fungsi, misal : menjadi bioskop atau night club.

Lalu, bagaimana kita dapat mengetahui sebuah gereja besar dibangun berdasar visi dari Tuhan, atau semata-mata dibangun dengan ambisi yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan?
Semua dapat dilihat dari buahnya. Apabila cara-cara yang digunakan gereja tersebut adalah cara-cara yang tidak sesuai Firman Tuhan, contohnya: mempengaruhi dan menarik (menggaet) domba-domba dari gereja lain, menganggap gereja sebagai lahan bisnis, maka dapat dipastikan gereja tersebut tidak akan memperkenankan hati Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: